Buku Itu Membuatnya Favorit di Grup

Orang-orang Ini Terlalu Lemah



Orang-orang Ini Terlalu Lemah

Yah, rasanya masih sama seperti dulu.

Jiang Yu dengan cepat mendaftarkan akun untuk dirinya, kemudian mengikuti peringkat hadiah untuk mengambil tugas dari forum itu.

Tugas nomor satu telah dirilis selama sebulan, hadiahnya 10 juta yuan, kemudian Jiang Yu meninggalkan pesan di pos hadiah itu "Aku mengambil tugas ini, dan uangnya harus siap dalam tiga hari."

Kemungkinan banyak orang telah mencobanya bulan ini, tetapi mereka belum berhasil, Mereka dengan semangat melihat postingan ini setiap hari untuk melihat siapa yang bisa menang.

Itu sebabnya Jiang Yu mempostingnya, kemudian dengan cepat menerima banyak balasan.

"Dari mana pemula ini berasal? nyalinya besar juga!"

"Lihatlah anak yang baru mendaftar hari ini. Apakah dia baru saja menemukan forum ini? Arogan sekali sudah berani mengambil quest bounty pertama!"

"Hehe, apa bisa uangnya siap dalam tiga hari? ku pikir uang itu akan hilang setelah tiga hari!"

"Aku bertaruh seorang pemula tidak mungkin bisa menyelesaikan tugas ini, jika dia tidak selesai aku akan menertawakannya, aku akan menantinya, jadi bukankah aku tidak boleh melewatkan ini begitu saja?"

"Tunggu, aku akan meretas alamatnya sekarang..."

"SIALAN! Anak nakal! Dia merusaknya! Komputerku terinfeksi virus!"

"Bagaimana mungkin? Tunggu..."

Jiang Yu dengan bosan melemparkan virus ke beberapa orang yang meninggalkan pesan di bawah postingannya.

Bagi peretas sejati, komputer bukanlah satu-satunya alat, dan alat komunikasi apa pun juga bisa menjadi senjata di tangan mereka.

Setelah menyebarkan virusnya, Jiang Yu semakin bosan.

Orang-orang ini terlalu lemah.

"Kakak, apa yang kamu lakukan?"

Jiang Wan melihat jari-jari Jiang Yu bermain ponsel dengan cepat, dia tidak bisa melihat konten di layar ponsel Jiang Yu, dia hanya bisa melihat bahwa layar itu penuh dengan karakter disana.

"Tidak ada."

Jiang Yu mengambil kembali telepon kemudian bertanya, "Apakah kamu sudah makan?"

Dia mengendus, tubuhnya secara spontan berdiri kemudian berjalan ke meja makan untuk duduk.

Jiang Yu memandangi piring di atas meja dengan mata cerah, ah, semuanya daging, dia sangat menyukainya.

Jiang Wan tidak mendapatkan jawaban yang dia inginkan, membuatnya diam-diam menggertakkan giginya.

Jiang Yu pasti merencanakan sesuatu di belakangnya, dia pun tidak akan membiarkan Jiang Wan tahu.

Jiang Wan pasti tidak akan membiarkan Jiang Yu berhasil, pasti tidak!

Di meja makan.

Jiang Chenglang melihat Jiang Yu langsung mengambil semangkuk nasi, lalu mengambil mangkuk kedua, dan sepiring daging di depannya pun sudah habis.

Jiang Chenglang tertegun sambil mendecakkan lidahnya diam-diam.

Gadis kecil itu benar-benar kuat makan ...

Sedangkan Jiang Yu tidak memperdulikan orang lain, ketika dia sedang makan, dia duduk tegak dengan mangkuk di tangannya, tetapi mulutnya menggembung dan mengunyah, seperti hamster kecil.

Itu terlihat sangat lucu dan manis.

"Kakak, coba ini, ini enak."

Jiang Wan mengambil sumpit dan memasukkannya ke dalam mangkuk Jiang Chenglang, dan bertanya, "Kakak, mengapa kamu tidak memakannya?"

Jiang Chenglang langsung tersadar kembali, "Aku baru saja memikirkan sesuatu."

"Kakak, jangan memikirkan hal-hal lain saat kamu sedang makan." Jiang Wan berkata sambil berpikir, "Makanlah dengan cepat, atau makanannya akan menjadi dingin."

Jiang Yu tidak akan menyajikan hidangan apa pun untuk kakak tertuanya itu karena dia sedang sibuk makan.

Jiang Chenglang menundukkan kepalanya kemudian merenung, dia harus meminta pelayan untuk membuat lebih banyak hidangan besok, kalau tidak dia khawatir gadis kecil itu tidak bisa kenyang.

Sungguh aneh, gadis kecil itu bisa makan begitu banyak, namun dia masih terlihat sangat kurus.

Sebenarnya, Jiang Wan tidak menyukainya, dia bisa makan begitu banyak, memangnya sudah berapa lama dia tidak makan? Apakah dia tidak punya uang yang cukup untuk makan saat bersama keluarga angkatnya dulu?

Ketika makan malam hampir selesai, Jiang Chenglang meletakkan peralatan makan.

"Ngomong-ngomong, ada satu hal yang ingin kukatakan padamu."

Jiang Chenglang bertanya lebih dulu, "Xiaoyu, apakah kamu kenal dengan keluarga Feng?"


Tip: You can use left, right, A and D keyboard keys to browse between chapters.